Mulai Tergila-gila dengan Android

Dear all, akhir-akhir ini gw lagi ngoprek-ngoprek Android, selain karena pengen tau juga karena Tesis gw yang bersentuhan dengan ini barang hehhehehe..

Dari beberapa minggu utak atik, kesan yang saya dapat Android luar biasa 🙂 dan yang paling penting gak susah untuk dipelajari. Nah buat teman-teman yang pengen coba-coba juga ini barang boleh cekidot link-link berikut

  1. http://www.android.com/
  2. http://developer.android.com/index.html
  3. http://developer.android.com/guide/index.html
  4. http://androidcore.com/android-programming-tutorials/216-how-to-install-the-android-sdk-on-windows-xp.html
  5. http://www.google.com/  wekekekekekekkekekek 😉 :p

Graph Coloring Problem

Udah pernah dengar graph coloring problem? nah kalo blum pernah bisa liat di Wikipedia. Graph coloring ini paling umum digunakan untuk pewarnaan region, dimana untuk setiap region yang berdampingan tidak boleh diwarnai dengan warna yang sama contohnya pewarnaan pada peta/map. Pada aplikasi bisnis graph coloring juga dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah penjadwalan jadi cukup bermanfaat untuk dipelajari.

Seminggu yang lalu kebetulan dapat tugas dari dosen untuk masalah ini. Akhirnya seperti biasa aku coba implementasi dalam sebuah aplikasi simulasi sederhana dengan menggunakan algoritma Greedi.

Untuk menampilkan Graphnya aku menggunakan bantuan librarty gratis jGraph. jGraph dapat digunakan untuk menghasilkan berbagai jenis graph tentunya.

Yang butuh source codenya silahkan download dari link di bawah ini (Update)

Download

Penggunaan Throws dan Tray-Catch

Nah aku mulai dulu dengan tulisan yang ringan. Kebetulan kemarin di milis jug-joglosemar@yahoogroups.com ada yang bertanya mengenai ini. Saya pikir ini hal simpel tapi sangat mendasar di dalam Java, oleh karena itu sebaiknya aku post juga di blog ini mudah-mudahan berguna

Pertanyaan : “Kapan kita menggunakan Try-Catch dan kapan menggunakan Throws”

Jawaban:

Pake try-catch kalo pengen penanganan errornya langsung ditempat terjadi error, kalo pake throws artinya penanganan error dilempar ke bagian program dimana fungsi/method tersebut dipanggil. Tapi penggunaan secara bersamaan juga bisa misalnya:


class Utama{
 public static void main(String args[]){
 Fungsi f = new Fungsi();
 try{
 double z = f.hitung(10, 0);
 }catch(Exception ex){
 System.out.println( ex.getMessage( ));
 }
 }
}

class Fungsi{
 public double hitung(int x, int y)throws Exception{
 double hasil = 0;
 try{
 hasil =  x/y;
 }catch(Exception ex){
 throws new Exception("Error Pembagian dengan Nol");
 }
 return hasil;
 }
}

Nah terlihat pada contoh di atas dimana pada class Utama penggunaan try-catch untuk penanganan error langsung. Sedangkan pada class Fungsi try-catch digunakan untuk membuat custom message errornya kemudian di throws ke bagian program lain yang memanggilnya. . Nah pesan error ini tentunya bisa ditampilkan dalam bentuk messagebox (swing) atau mungkin ditulis dalam file log..

Membuat Report Menggunakan iReport dari Netbeans

Tool untuk reporting yang paling populer di Java adalah iReport. iReport penggunaanya mirip dengan Crystal Report yang sudah banyak dikenal orang. Dengan iReport kita dapat membuat report dengan mudah. Cukup dengan drag n drop dan juga wizard yang sangat mudah digunakan. iReport sendiri tersedia dalam bentuk aplikasi tunggal dan yang paling baru adalah iReport sudah dapat diintegrasikan dengan Netbeans IDE. Artinya kita tidak perlu lagi menggunakan 2 tools yang berbeda untuk membuat aplikasi yang lengkap dengan reportnya. Dengan Netbeans IDE + iReport plugin maka tools pengembangan aplikasi kita udah lengkap 🙂

Pada tulisan kali ini, saya coba menunjukan bagaimana mengintegrasikan iReport dengan Netbeans, kemudian membuat report sederhana.

  • Pada tulisan ini saya menggunakan Netbeans 6.1
  • Download iReport Plugin untuk Netbeans di Sini
  • Tambahkan iReport Plugin ke dalam Netbeans dengan cara click pada menu Tools>Plugin. Maka Window Plugin akan ditampilkan seperti berikut:

  • Pada window plugin pilih tab Downloaded dan klik tombol Add Plugins..
  • Pada window add plugins.. arahkan ke lokasi dimana anda telah mengekstrak iReport Plugin yang telah didownload sebelumnya.

  • Tambahkan ketiga file .nbm seperti pada gambar diatas, sehingga tampilan Window Plugin menjadi seperti gambar berikut ini

  • Pastikan ketiga file .nbm sudah ditambahakan, selajutnya tekan tombol Install
  • Setelah Instalasi selesai, sebaiknya anda merestart Netbeans untuk memastikan iReport plugin sudah terinstal dengan sempurna.
  • Apabila iReport sudah terinstal dalam Netbeans, maka tampilan Netbeans akan seperti gambar di bawah ini.

  • Sampai di sini kita sudah menginstal iReport ke dalam Netbeans. Selanjutnya kita akan mencoba membuat laporan sederhana menggunakan iReport yang sudah terintegrasi ke dalam Netbeans tadi.
  • Database yang akan kita hubungkan dengan laporan yang akan kita buat adalah database sample yang sudah ada dalam instalasi Java DB. Java DB secara default terinstal saat kita menginstal Netbeans untuk JEE.

  • Klik kanan pada node database sample seperti pada gambar di atas, kemudian pilih connect. Maka koneksi ke database sample akan tercipta sehingga kita dapat melihat table apa saja yang terdapat dalam database sample tersebut.
  • Yang akan kita gunakan dalam report kita adalah table CUSTOMER. Kita akan membuat report yang menampilkan daftar Customer.
  • Selanjutnya buatlah project baru dengan memilih Java Application. Berilah nama Report.

  • Buatlah File Report baru dengan memilih menu File>New File. Pada Window New File pilihlah Categories Report dan Report untuk File Typenya

  • Kemudian klik Next dan beri nama Customer.jrxml dan selanjutnya klik Next lagi
  • Pada Connections/Data Sources kita klik tombol New, maka akan ditampilkan window Datasource. Kita pilih Netbeans Database JDBC Connection kemudian tekan tombol Next.

  • Pada Netbeans Database JDBC Connection beri nama sample dan pilihlah Connection ke database Sample seperti pada gambar di bawah ini

  • Tekan tombol Save untuk menyimpan koneksi
  • Pada bagian Query ketik perintah sql SELECT * FROM CUSTOMER kemudian tekan tombol Next.

  • Selanjutnya akan ditampilkan daftar field yang dapat kita gunakan dalam report. Pilihlah field-field yang akan ditampilkan dalam report, misalnya NAME, ADDRESSLINE1, ADDRESSLINE2, CITY, STATE, PHONE dan EMAIL.

  • Klik Next dan pada Group by kita abaikan saja. Klik Next sekali lagi dan pilih Tabular Layout seperti pada gambar di bawah ini

  • Klik Next dan Finis untuk mengakhiri pembuatan Report, maka akan ditampilkan Report Designer yang dapat kita gunakan untuk mengatur layout laporan kita
  • Untuk menjalankan Report ini klik pada tab Preview seperti pada gambar di bawah ini

  • Tunggu beberapa saat untuk proses compilasi Report, kemudian laporan List Customer akan ditampilkan langsung di dalam Netbeans IDE
  • Di sini juga kita dapat langsung memprint laporan tersebut atau kita simpan dalam format yang lain seperti ke pdf atau ke xls

Sumulasi Aplikasi Email dengan Java Socket

Aplikasi berikut ini adalah aplikasi simulasi email sederhana menggunakan Java Socket. Dimana aplikasi ini harus terinstal dikomputer pengirim dan penerima. Pesan yang dikirim akan tersimpan dalam file dan dapat dibaca oleh penerima kapan saja. Untuk tulisan selengkapnya silahkan download pada link berikut ini.

Download

Membuat Login Window dengan JDialog

Ada beberapa pengunjung blog saya yang bertanya tentang membuat Login Window yang tampil pertama saat aplikasi jilankan. Berikut ini saya sertakan contoh kode yang memanfaatkan JDialog sebagai login window (download di sini). Mengapa saya menggunakan JDialog? karena JDialog memiliki method untuk set Modal. Bagi programer VB ini lebih familiar 🙂 Artinya form login akan tampil paling depan dan Form Utama aplikasi kita tidak dapat aktif sebelum form login ditutup.

Source codenya dalam bentuk project Netbeans 6.1 silahkan didownload semoga bermanfaat.

Membuat Jar File dengan Eclipse

Create Jar file dengan Netbeans sangat mudah bahkan mugkin kita tidak perlu melakukan apa-apa 🙂 begitu kita build otomatis akan diciptakan file jarnya yang ada di folder dist. Tapi kalau kita menggunakan eclipse hal ini tidak terjadi ototmatis harus kita eksport menjadi jar file. Berikut ini step by step nya

1. Klik kanan diprojectya dan pilih Export

2. Pada Window Export pilih Jar File dan kemudian Next

3. Pada Window selanjutnya tentukan lokasi penyimpanan jar filenya

4. Pada Window berikutnya tentukan class utama yang menjadi awal eksekusi

Selesai!!! sekarang lihatlah dimana anda menyimpan file jarnya dan coba dijalankan. Untuk aplikasi Swing tentu langsung bisa dijalankan dengan klik pada file jarnya.