Simple JPA Application with Netbeans

Well yesterday I was demo about JPA (Java Persistent API) with Netbeans. How easy to develop simple database application using JPA with Netbeans IDE.

JPA introduction please refer to Sun Microsystem site

Ok! here the step by step about the sample application

Create a database in your database engine. For example dbperson. I’m using Mysql as the database.

Open you Netbeans IDE and try to connect to the database. Please read my other writing about “Manipulasi MySQL dengan Netbeans

jpa1.jpg

Our database doesn’t have any tables. JPA will create it automatically for us. Next step we create a new Java Project in Netbeans, simple-jpa for example.

jpa2.jpg

Then add mysql connector to the project. Right click on Libraries–>Add Library. Find libarary MySQL JDBC Driver.

jpa3.jpg

jpa4.jpg

Next step we create an Entity class Person.java. Right click on Source Package New–>Entity Class

jpa5.jpg

Write Person for the Class Name and entity for the Package.

jpa6.jpg

Click on the Create Persistence Unit… button and chose Database Connection to the dbperson.

jpa71.jpg

Click on Create button and click Finish. Add more property on Person.java for example we have name, address and phone number.

jpa8.jpg

And don’t forget to add setter and getter method for that new attribute. Ok next step we create another class Demo.java

</p></p>
<p align="left">import entity.Person;
import javax.persistence.EntityManager;
import javax.persistence.EntityManagerFactory;
public class Demo {
public static void main(String args[]){
Person p = new Person();
p.setName("Hendro Steven");
p.setAddress("Salatiga, Indonesia");
p.setPhoneNumber("+6281390989669");

Demo demo = new Demo();
demo.persist(p);
}

public void persist(Object object) {
EntityManagerFactory emf = javax.persistence.Persistence.createEntityManagerFactory("simple-jpaPU");
EntityManager em = emf.createEntityManager();
em.getTransaction().begin();
try {
em.persist(object);
em.getTransaction().commit();
} catch (Exception e) {
e.printStackTrace();
em.getTransaction().rollback();
} finally {
em.close();
}
}
}

Ok now build your project and run the Demo class… and the magic will show 🙂 JPA will create your table automatically and insert our object to the table 🙂 without any sql that we create.

jpa9.jpg

 

FP. Integrated Migrated to Java

FP.Integrated is a production control application that I was developed 4 years ago. This application using Visual Basic 6.0 technologies (i still love it) and SQL Server 2000 as database.

mulyo.jpg

Last week my client ask me how if it migrating to Java 😀 mmmm I plan to implement as web application using my-own-mcv-framework–>spring–>hibernate or using JBoss Seam for all mmmm… I still confuse 😦

Design Pattern (Iterator Pattern)

Kalo bicara mengenai pattern kayaknya patern Iterator juga cukup penting. Iterator pattern sesuai namanya berfungsi untuk melakukan iterasi atau mengakses objek-objek yang ada pada sebuah collection (array, vector, arraylist,etc).

Untuk mengakses objek- objek yang ada dalam Collection aplikasi Client hanya perlu menggunakan objek Iterator tersebut. berikut ini contohnya:

public interface DVDListIterator {
public void first();
public void next();
public void previous();
public void last();
public boolean isDone();
public String getCurrentItem();
}
import java.util.ArrayList;
public class DVDList {
private ArrayList dvd = new ArrayList();
public DVDList(){}
public void add(String film){
dvd.add(film);
}
public void delete(String film){
dvd.remove(film);
}
public DVDListIterator createIterator(){
return new Iterator();
}
private class Iterator implements DVDListIterator{
private int currentPosition = 0;
public void first() {
currentPosition = 0;
}
public void next() {
if(currentPosition0)
--currentPosition;
}
public void last() {
currentPosition=dvd.size()-1;
}
public boolean isDone() {
if(currentPosition>=dvd.size()-1)return true;
else return false;
}
public String getCurrentItem() {
return dvd.get(currentPosition).toString();
}
}
}
public class Tester {
public static void main(String[] args) {
DVDList dvdList = new DVDList();
dvdList.add("Superman");
dvdList.add("Batman");
dvdList.add("Spiderman");
dvdList.add("X-Man");
dvdList.add("Robo Cop");
DVDListIterator iterator = dvdList.createIterator();
System.out.println(iterator.getCurrentItem());
iterator.next();
System.out.println(iterator.getCurrentItem());
iterator.next();
System.out.println(iterator.getCurrentItem());
iterator.previous();
System.out.println(iterator.getCurrentItem());
iterator.first();
System.out.println(iterator.getCurrentItem());
iterator.last();
System.out.println(iterator.getCurrentItem());
dvdList.delete("Robo Cop");
iterator.last();
System.out.println(iterator.getCurrentItem());
}

}

biar Iteratornya reusable atau dapat digunakan untuk objek Collection yang lain, kita bisa tambahkan seter method pada class DVDList di atas..

jTechnopreneur

2 Minggu yang lalu di UKSW salatiga dan di UGM Yogyakarta berlangsung seminar jTechnopreneur. Acara ini ditujukan bagi semua pihak baik developer/programmer, manager, pemilik perusahaan, dan secara khusus bagi mahasiswa. Kebetulan saya menjadi pembicara dalam acara ini. Kegiatan di Salatiga didominasi oleh mahasiswa FTI UKSW dan juga beberapa peserta dari semarang termasuk di dalamnya programmer dan manager dari beberapa perusahaan swasta di Semarang. Di Jogja acara ini didominasi oleh mahasiswa MIPA UGM tentunya dan mahasiswa-mahasiswa dari kampus lain seputar Jogja.

Seminar ini tujuannya adalah untuk menjelaskan mengapa kita layak investasi untuk belajar Java atau menggunakan Java sebagai solusi. Dalam seminar ini dipaparkan aspek teknis kelebihan Java dibanding teknologi lainnya, kemudian aspek lainnya yang menyebabkan Java itu lebih unggul. Aspek lain itu antara lain Komunitas penggunanya yang aktif dari seluruh dunia.

Selain itu dijelaskan juga tentang program JENI (Java Education Network Indonesia). Dimana JENI merupakan lembaga yang menyediakan materi belajar Java dengan gratis. JENI juga menyelenggarakan sertifikasi Java dengan harga yang sangat murah.

Di sesi terakhir dari seminar ini dijelaskan bagaimana posisi market Java di dunia, serta peluang-peluang bisnis atau usaha untuk menjadi technopreneur dengan memanfaatkan teknologi Java dan OSS lainnya.

jTechnopreneur 2008 untuk Jawa Tengah dan DIY memang sudah selesai. Tetapi tentunya tidak berakhir sampai disini. Dalam waktu dekat dan masih berhubungan dengan acara ini, akan diadakan Java Roadshow dari kampus ke kampus di Jateng dan DIY. Kegiatan ini dimulai dengan membentuk Java Kampus Link melalui milis jug-joglosemar yang sedang berjalan.

Saya berharap dengan rangkain acara ini maka wawasan kita akan terbuka mengenai Java terutama mengenai peluang-peluang di masa yang akan datang yang berhubungan dengan teknologi Java. Selain itu untuk jangka panjang diharapkan Indonesia dapat menghasilkan developer-developer yang berkualitas dan diakui dunia tentunya..

I hope…

🙂

How fast we create MDI Form with Netbeans?

Jika kurang keliatan dan videonya mau didownload, silahkan akses alamat
http://www.keepvid.com/
keepvid.jpg

Kemudian lakukan langkah-langkah berikut:

  1. Copy link video dari youtube dan tempatkan pada web keepvid seperti gambar di atas. Untuk video tutorial ini alamatnya adalah http://www.youtube.com/watch?v=mge_NjJlmZ4
  2. Pilih youtube pada dropdown yang ada di web keepvid dan tekan tombol download seperti pada gambar di atas.
  3. Web keepvid kemudian akan memberikan download link untuk mendownload video tersebut. Silahkan klik link tersebut seperti gambar diatas.
  4. File yang didownload memiliki format flv atau Flash Vidoe oleh karena itu untuk menjalankan file ini anda perlu menginstall flv player. Flv player download di http://www.download.com/FLV-Player/3000-2139_4-10467081.html

Lihat juga Java Video Tutorial